PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER
<p><em>Di tengah isu kesetaraan gender para perempuan berada antara dua dimensi pemikiran, pro dan korntra. Sebagian yang pro menginginkan perempuan terjun bebas dalam semua lini tanpa dibatasi aturan-aturan yang menurut mereka merupakan ketidakadilan bagi perempuan. Akhirnya isu gender...
Main Author: | |
---|---|
Format: | Article |
Language: | Indonesian |
Published: |
Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor
2018-04-01
|
Series: | Tawazun |
Online Access: | http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TAWAZUN/article/view/1148 |
id |
doaj-b599b08fd2464a49b74c1d04147b79b8 |
---|---|
record_format |
Article |
spelling |
doaj-b599b08fd2464a49b74c1d04147b79b82020-11-24T21:21:49ZindProgram Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun BogorTawazun1978-67862654-58452018-04-018229931210.32832/tawazun.v8i2.1148924PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDERDewi Suriyani Djamdjuri0Universitas Ibn Khaldun<p><em>Di tengah isu kesetaraan gender para perempuan berada antara dua dimensi pemikiran, pro dan korntra. Sebagian yang pro menginginkan perempuan terjun bebas dalam semua lini tanpa dibatasi aturan-aturan yang menurut mereka merupakan ketidakadilan bagi perempuan. Akhirnya isu gender menjadi kebablasan. Hukum-hukum Islam diterjang dan semua yang mengatur perbedaan peran pun dianggap ekstrim. Sebaliknya yang kontrapun cukup banyak. Pada tataran kehidupan masyarakat masih kita jumpai perbedaan perlakuan orang tua misalnya dalam hal pendidikan terhadap anak mereka. Masih ada di antara orang tua yang lebih mendahulukan anak laki-laki untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dengan alasan perempuan toh pada akhirnya akan ke dapur juga. Islam telah memberikan tuntunan yang jelas terhadap hal ini. </em><em>Islam datang untuk melepaskan perempuan dari belenggu-belenggu kenistaan dan perbudakan terhadap sesama manusia dan memandang perempuan sebagaimana laki-laki sebagai makhluk yang mulia dan terhormat. Termasuk dalam hal hak memperoleh pendidikan. Makalah ini hanya akan mengkaji tentang bagaimana konsep kesetaraan gender menurut perspektif Islam dan bagaimana pendidikan perempuan menurut Islam.</em><em></em></p><strong><em>Keywords </em></strong><em>: gender, islam, pendidikan, perempuan</em>http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TAWAZUN/article/view/1148 |
collection |
DOAJ |
language |
Indonesian |
format |
Article |
sources |
DOAJ |
author |
Dewi Suriyani Djamdjuri |
spellingShingle |
Dewi Suriyani Djamdjuri PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER Tawazun |
author_facet |
Dewi Suriyani Djamdjuri |
author_sort |
Dewi Suriyani Djamdjuri |
title |
PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER |
title_short |
PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER |
title_full |
PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER |
title_fullStr |
PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER |
title_full_unstemmed |
PENDIDIKAN PEREMPUAN DI TENGAH ISU KESETARAAN GENDER |
title_sort |
pendidikan perempuan di tengah isu kesetaraan gender |
publisher |
Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor |
series |
Tawazun |
issn |
1978-6786 2654-5845 |
publishDate |
2018-04-01 |
description |
<p><em>Di tengah isu kesetaraan gender para perempuan berada antara dua dimensi pemikiran, pro dan korntra. Sebagian yang pro menginginkan perempuan terjun bebas dalam semua lini tanpa dibatasi aturan-aturan yang menurut mereka merupakan ketidakadilan bagi perempuan. Akhirnya isu gender menjadi kebablasan. Hukum-hukum Islam diterjang dan semua yang mengatur perbedaan peran pun dianggap ekstrim. Sebaliknya yang kontrapun cukup banyak. Pada tataran kehidupan masyarakat masih kita jumpai perbedaan perlakuan orang tua misalnya dalam hal pendidikan terhadap anak mereka. Masih ada di antara orang tua yang lebih mendahulukan anak laki-laki untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dengan alasan perempuan toh pada akhirnya akan ke dapur juga. Islam telah memberikan tuntunan yang jelas terhadap hal ini. </em><em>Islam datang untuk melepaskan perempuan dari belenggu-belenggu kenistaan dan perbudakan terhadap sesama manusia dan memandang perempuan sebagaimana laki-laki sebagai makhluk yang mulia dan terhormat. Termasuk dalam hal hak memperoleh pendidikan. Makalah ini hanya akan mengkaji tentang bagaimana konsep kesetaraan gender menurut perspektif Islam dan bagaimana pendidikan perempuan menurut Islam.</em><em></em></p><strong><em>Keywords </em></strong><em>: gender, islam, pendidikan, perempuan</em> |
url |
http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TAWAZUN/article/view/1148 |
work_keys_str_mv |
AT dewisuriyanidjamdjuri pendidikanperempuanditengahisukesetaraangender |
_version_ |
1725998117904449536 |